JAKARTA, KONSEPNEWS – Album debut Selamanya milik HIMM terus memperlihatkan benang merah emosional yang kuat. Setelah menghadirkan berbagai cerita tentang cinta dan kehilangan, kini HIMM memperkenalkan “Jika”, sebuah lagu yang menyoroti proses berdamai dengan masa lalu.
Lagu ini menjadi salah satu trek penting dalam album karena menandai fase penerimaan dalam perjalanan emosional yang dibangun sejak awal album.
Bagi HIMM, perjalanan seseorang tidak berhenti saat kehilangan terjadi. Justru setelah kehilangan, manusia belajar memahami dirinya sendiri dan menerima kenyataan yang ada.
Melalui aransemen pop yang lembut, “Jika” mengalir seperti percakapan pribadi antara seseorang dengan dirinya sendiri. Tidak ada kemarahan, tidak ada penyesalan berlebihan, hanya keikhlasan yang tumbuh perlahan.
HIMM menjelaskan bahwa lagu tersebut lahir dari pengamatan terhadap banyak kisah nyata yang dialami orang-orang di sekitarnya.
“Banyak orang terlihat baik-baik saja setelah berpisah, tetapi sebenarnya masih menyimpan ruang untuk mengenang. Perasaan itu sangat manusiawi dan menjadi inspirasi utama lahirnya ‘Jika’,” kata HIMM.
Menurutnya, musik memiliki kemampuan untuk menyentuh sisi terdalam manusia yang sering kali tidak terlihat oleh orang lain.
Karena itu, setiap lagu dalam album Selamanya dirancang sebagai perjalanan yang saling terhubung, menggambarkan berbagai fase emosi yang pernah dialami manusia.
Melalui “Jika”, HIMM kembali menegaskan identitas musikalnya sebagai musisi yang mengutamakan kejujuran emosional dan kedekatan cerita dengan kehidupan sehari-hari. san/*





