Bukan Horor Biasa, Film Roh Mati Paksa Bergenre Horror Action

by

Konsepnews.com – Satu lagi film horor Tanah Air hadir di bioskop pada 21 Oktober 2021. Film “Roh Mati Paksa” bukan hanya menyajikan horor, namun bergenre horror action. Film ini merupakan debut produksi dari Super Media Pictures dengan produser Unchu Viejay, dan disutradarai oleh Adi Garin.

“Film ini berbeda dengan film horor kebanyakan. Aksi-aksinya tidak pernah ada di film-film lainnya,” ujar Adi Garin, ditemui di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, baru-baru ini.

Film “Roh Mati Paksa” ini dibintangi oleh Gabriella Larasati, Arnold Leonard, Dea Annisa, Ratu Sikumbang, Ismi Melinda, Ahmad Pule, Natalie Zenn, dan Robert Chaniaago.

Film ini mengambil lokasi syuting di sebuah vila tua di daerah terpencil yang tidak dihuni selama bertahun-tahun. Konon, warga sekitar menyatakan lokasi tersebut sangat angker karena dihuni oleh mahluk gaib.

Gabriella Larasati yang berperan sebagai Vina, membenarkan beberapa temannya sempat mengalami kejadian mistis, sehingga proses syutingnya sangat menegangkan.

“Pas ada kejadian seperti itu deg-degan rasanya. Misalnya ada teman merasa ditabok punggungnya dan membekas, tapi ternyata nggak ada orang. Teman lainnya, mendadak kesurupan. Pokoknya banyak banget,” cerita Gabriella.

Saat proses syuting, Gabriella mengaku harus total berakting, dan harus menguras segala kemampuan dan tenaga. Misalnya saat adegan teriak, ia pun harus menggunakan suara sendiri.

“Karena nggak boleh pakai sound effect, saya harus teriak kencang sampai urat leher tegang. Begitu juga saat adegan melayang menggunakan sling. Aku sempat nabrak-nabrak saat uji coba,” kenang Gabriella yang baru pertama kali main film bergenre horor.

Di samping itu, sutradara juga dinilai berhasil menggambarkan kepanikan dan emosi yang sangat mencekam dalam mencari solusi, tervisualkan begitu mencekam.

“Kami syuting se-real mungkin. Hanya beberapa scene saja dibantu CGI di bagian wajah yang drasuki,” ujar Adi Garin.

Film “Roh Mati Paksa” ini bercerita tentang sepasang remaja yang terjebak dalam manisnya cinta, harus menerima akibat dari perbuatannya.

Keangkuhan Boy (Arnold Leonard) mempermainkan perasaan Lastri (Dea Anisa) menjadi penyebab segala teror, yang terjadi pada teman-temannya.

Selain Gabriella Larasati, Dea Anisa dan Arnold Leonard, film ini juga dibintangi oleh Ismi Melinda sebagai Madam, Ratu Sikumbang sebagai Farah, Natalie Zen memerankan karakter Salsa, Robert Chaniago sebagai Feri dan Ahmad Pule sebagai Alvin. yz