Diah Ayu Lestari Ajak Milenial Pilih Makeup Aman

by

Konsepnews.com – Pentingnya menggunakan makeup yang aman disadari betul oleh model dan penyanyi Diah Ayu Lestari. Artis yang menyandang gelar Puteri Persahabatan 2019 ini mengaku khawatir jika memakai makeup yang ilegal tanpa terdaftar resmi di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Tak heran jika Diah pun didapuk sebagai salah satu Duta Kosmetik Aman oleh BPOM.

Akhir-akhir ini mulai banyak tawaran endorement kosmetik ilegal lewat media sosial. Oleh karenanya, Diah mengaku tak mau sembarangan menerima tawaran endors. “Kita nggak boleh memakai makeup sembarangan. Kita juga nggak boleh menerima endorsement makeup yang kita nggak tahu, karena berbahaya banget. Aku memang selalu pilih-pilih, nggak berani pakai yang sembarangan. Karena nanti yang rugi kita sendiri,” kata Diah Ayu Lestari, di bilangan Salemba, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Diah pun menjelaskan, jika berani menerima endors dari produk makeup sembarangan, maka akan berimbas kepada kasus hukum. “Nggak bisa sembarangan ya. Walaupun harga menggiurkan, tapi bisa jadi terlibat kasus hukum. Kita kan nggak tahu kalau bahan-bahan makeup itu ilegal. Jadi saya menghimbau untuk semua untuk berhati-hati,” ujar Diah.

Sebagai seorang yang menyandang gar Puteri Persahabatan 2019, Diah Ayu pun mengajak masyarakat khususnya kalangan milenial untuk selalu menggunakan produk makeup yang aman dan terdaftar di BPOM. “Tugas saya akan berkeliling ke sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan pentingnya memakai produk yang aman. Kan ada slogan ‘Klik’, yakni lihat kemasan, label, izin atau no registrasi, dan lihat kadarluarsanya. Jadi kalau ada produknya tinggal scan barcode nanti akan ada keterangannya kalau legal,” bebernya.

Selain itu, Diah mengungkapkan dirinya pernah melihat efek samping dari produk makeup ilegal. “Kulit sehat kan penting banget ya, apalagi bagi perempuan. Makanya jangan sampai kulit kita rusak gara-gara produk yang ilegal. Jadi ayo jaga diri untuk selalu memilih produk yang legal,” tukas Diah Ayu Lestari. ic