KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari bersama jajarannya kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui program Ibadah Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Agung Al-Ikhlas, Karang Tengah, Kota Tangerang, Jumat (12/9/2025). Kehadiran jajaran kepolisian ini menjadi momentum mempererat sinergi antara aparat dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Shalat Jumat kali ini dipimpin Ustadz Muhammad Ridwan dengan khidmat, sementara Ketua DKM Masjid H. Husen menyambut rombongan Polres Metro Tangerang Kota dengan hangat. Kehadiran jajaran pejabat utama Polres dan Polsek Ciledug memberikan pesan kuat bahwa kepolisian ingin lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan keagamaan.

Dalam kesempatan itu, Kombes Pol Jauhari menyampaikan pesan kamtibmas yang menekankan pentingnya kerukunan antarwarga. Ia mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal dan segera berkoordinasi dengan aparat bila terjadi gangguan keamanan. Nomor Call Center 110 kembali ditekankan sebagai saluran bebas pulsa yang dapat digunakan setiap saat.
Pesan ini tidak sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian penting dari upaya pencegahan kejahatan di wilayah perkotaan yang kerap menghadapi tantangan kriminalitas kompleks. Dengan pendekatan langsung melalui mimbar masjid, Polri berusaha menanamkan kesadaran kolektif tentang keamanan yang tidak bisa hanya dibebankan pada aparat, melainkan tanggung jawab bersama.

Kegiatan Jumling menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah untuk mendengar aspirasi masyarakat. Banyak warga merasa lebih leluasa menyampaikan persoalan lingkungan saat berinteraksi langsung dalam suasana keagamaan yang egaliter.
Di tengah dinamika kota besar seperti Tangerang, sinergi ini dianggap krusial. Peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial-religius memberi efek lebih luas, tidak hanya membangun spiritualitas tetapi juga memperkuat solidaritas dalam menjaga lingkungan tetap kondusif.

Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kamtibmas bukan hanya soal penindakan hukum, melainkan juga mengedepankan pencegahan dengan memperkuat hubungan sosial. Pendekatan humanis melalui program Jumling diharapkan mampu mereduksi potensi gesekan sosial yang sering muncul di perkotaan.
Acara berlangsung lancar, penuh kekhidmatan, dan menandai konsistensi kepolisian dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Jumling tak sekadar ibadah berjamaah, tetapi menjadi jembatan komunikasi antara Polri dan warga untuk mewujudkan Kota Tangerang yang aman, nyaman, dan harmonis. san/*





