JAKARTA, KONSEPNEWS – Film “Menuju Pelaminan – The Road to Marriage” menjadi persembahan istimewa PFN di usia ke-80 sebagai simbol sinergi antara tradisi panjang dan inovasi baru dalam industri perfilman nasional. Gala Premiere yang digelar meriah di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Senin (6/10), memperlihatkan bagaimana PFN tetap relevan di tengah perubahan zaman.
Dalam acara bertema “Merangkai Cerita untuk Indonesia” itu, PFN tak hanya merayakan ulang tahun, tetapi juga menegaskan perannya sebagai jembatan budaya. Direktur Utama PFN, Riefian Fajarsyah, menekankan bahwa film ini adalah bagian dari strategi PFN untuk menciptakan ekosistem film yang inklusif. “Kami ingin agar setiap karya membawa semangat kolaborasi lintas budaya dan lintas generasi,” ujarnya.
Komisaris Utama PFN, Yessy Gusman, menyebut “Menuju Pelaminan” sebagai wujud semangat PFN untuk terus mengabadikan wajah Indonesia melalui sinema. “PFN bukan hanya tempat produksi film, tapi rumah bagi ide-ide besar bangsa,” katanya. Pernyataannya memperkuat posisi PFN sebagai lembaga yang berperan aktif dalam pembentukan narasi kebangsaan lewat film.
Film garapan sutradara Yuda Kurniawan ini menjadi hasil seleksi ketat dari program Indonesia Film Financing (IFF) PFN, yang melibatkan lebih dari seratus proposal. Dukungan dari Rekam Films dan mitra internasional Little Green White dari Singapura menunjukkan bahwa karya lokal bisa menembus batas global lewat kolaborasi strategis.
Dengan jajaran pemain seperti Bhisma Mulia, Maizura, Cut Mini Teo, dan Whani Darmawan, “Menuju Pelaminan” menghadirkan kisah perjalanan penuh humor dan makna tentang cinta dua keluarga dari latar budaya berbeda. Penggunaan teknologi virtual production menambah kesan megah dan modern pada film bergenre komedi romantis ini.
Selain menghadirkan kisah yang hangat, film ini juga menjadi bukti nyata inovasi sinema lokal. Kolaborasi PFN dengan mitra seperti Telkom Indonesia, BRI, dan Bank Mandiri menjadi contoh sinergi antara industri kreatif dan dunia usaha dalam memajukan perfilman nasional.
Para tamu gala, termasuk insan perfilman, influencer, dan jurnalis hiburan, memberi sambutan positif terhadap chemistry antar pemain dan kekuatan naratif film. Banyak yang menilai “Menuju Pelaminan” berhasil mengangkat tema lintas budaya dengan sentuhan emosional yang kuat.
Sebagai penutup, PFN menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan karya yang berakar pada budaya namun berpandangan global. “Menuju Pelaminan – The Road to Marriage” bukan hanya film perayaan, melainkan tonggak baru dalam perjalanan panjang PFN untuk terus “merangkai cerita bagi Indonesia dan dunia.” san/*





