JAKARTA, KONSEPNEWS – Dunia perfilman Indonesia kehilangan salah satu aktor terbaiknya. Ray Sahetapy, aktor senior yang telah membintangi berbagai film ikonik, berpulang pada Selasa, 1 April 2025, di usia 68 tahun. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh putranya, Surya Sahetapy, melalui unggahan di Instagram.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang Ayah, Kakek kami, Farence Raymond Sahetapy (Ray Sahetapy) bin Pieter Sahetapy, pada pukul 21.04. Kami mohon doanya dan mohon dimaafkan segala kesalahannya,” tulis Surya.
Ray Sahetapy bukan hanya seorang aktor, tetapi juga maestro seni peran yang telah menginspirasi banyak generasi. Lahir pada 1 Januari 1957, ia mulai menapaki dunia seni peran sejak era 1980-an.
Namanya melambung berkat perannya dalam film-film legendaris seperti Kabut Perkawinan, Kerikil-Kerikil Tajam, dan Opera Jakarta. Bahkan di era film laga modern, Ray tetap menunjukkan taringnya lewat peran dalam The Raid, film yang mendapat pengakuan internasional.
Di luar layar, Ray juga dikenal sebagai sosok yang hangat dan inspiratif. Pernikahannya dengan penyanyi Dewi Yull pada 1981 melahirkan empat anak, Giscka Putri Agustina Sahetapy, Rama Putra Sahetapy, Surya Sahetapy, dan Muhammad Raya Sahetapy. Meski pernikahan mereka berakhir pada 2004, Ray tetap dikenal sebagai ayah yang penuh kasih bagi anak-anaknya.
Kepergian Ray Sahetapy meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga tetapi juga bagi dunia seni peran Indonesia.
Warisan karyanya akan terus dikenang, menginspirasi para aktor muda untuk mencintai dan menghidupkan perfilman Indonesia dengan dedikasi yang sama seperti yang ia tunjukkan sepanjang hidupnya. yz





