JAKARTA, KONSEPNEWS – Satgas Pangan Daerah Polda Metro Jaya bersama Satgas Pangan Mabes Polri turun langsung mengecek ketersediaan dan harga beras di salah satu supermarket di Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/8).
Kegiatan ini dipimpin jajaran Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Muh Ardila Amry, AKP Nahal Rizaq, IPTU Gilang Nugroho bersama sejumlah personel. Sebelum pengecekan fisik di outlet, mereka lebih dulu berkoordinasi dengan pihak manajemen salah satu supermarket Superindo.
Dari hasil pengecekan, stok beras di Superindo Kamaja Mayestik dipastikan aman, yakni sekitar 3,5 ton dengan berbagai merek. Harga beras juga sesuai dengan ketentuan, khususnya untuk jenis yang terikat Harga Eceran Tertinggi (HET).
Berikut harga beras yang dipantau Satgas Pangan:
• Beras Sentra Ramos Premium = Rp 74.500 (sesuai HET)
• Beras Anak Raja Premium = Rp 94.890 (fortifikasi, tidak terikat HET)
• Beras Sumo Khusus Medium (Kuning) = Rp 92.990 (fortifikasi, tidak terikat HET)
• Beras Sumo Khusus Premium (Merah) = Rp 99.990 (fortifikasi, tidak terikat HET)
• Beras Cantik Manis Khusus Pandan Wangi = Rp 117.490 (tidak terikat HET)
• Beras Topi Koki Premium (Biru) = Rp 140.790 (fortifikasi, tidak terikat HET)
• Beras Topi Koki Premium (Orange) = Rp 129.890 (fortifikasi, tidak terikat HET)
Meski stok aman, Satgas menemukan beberapa produsen besar, seperti Food Station sudah tidak memasok ke outlet tersebut dan Sania Group pd bulan Juli masih memasok normal, namun pd bulan Agustus baru memasok ke outlet tersebut dengan pasokan terbatas hanya 7 pcs saja.
Selain itu, beras SPHP sempat kosong sejak 18 Agustus 2025, namun pada Senin pagi (25/8) stoknya sudah kembali masuk dan dipajang di rak.
Untuk mempercepat distribusi, Satgas Pangan bersama Perum Bulog Kanwil DKI-Banten, Aprindo, dan Perumda Pasar Jaya akan menggelar rapat koordinasi guna memperluas penyaluran beras SPHP, baik di retail modern maupun pasar tradisional.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara rutin.
“Dari hasil pengecekan, stok beras di Superindo Kamaja Mayestik aman sekitar 3,5 ton dengan harga sesuai ketentuan. Memang sempat terjadi kekosongan beras SPHP, namun hari ini stok sudah kembali tersedia,” kata Kombes Ade Ary, kepada wartawan, Senin (25/8/25).
“Ke depan, Satgas Pangan akan berkoordinasi dengan pihak Superindo Pusat maupun produsen untuk memastikan kelancaran distribusi. Kami pastikan pengawasan dilakukan secara berkelanjutan agar harga tetap stabil dan ketersediaan terjaga,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan Satgas Pangan Polda Metro Jaya siap menindak tegas apabila ditemukan adanya penyimpangan distribusi maupun penimbunan beras yang merugikan masyarakat. Zan







