KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Tahapan verifikasi administrasi dan pemeriksaan fisik awal menjadi fokus utama Polres Metro Tangerang Kota dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Bintara Brimob Tahun Angkatan 2025. Proses yang dimulai 17 November 2025 tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan bahwa peserta yang mendaftar benar-benar memenuhi standar administratif dan fisik yang menjadi syarat utama rekrutmen Brimob.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, menegaskan bahwa pemeriksaan awal ini merupakan bagian penting dalam proses rekrutmen anggota Polri. Dengan standar yang telah ditetapkan secara nasional, setiap peserta wajib melewati tahapan administrasi dan pengukuran tinggi serta berat badan sebelum lanjut ke seleksi berikutnya. Menurutnya, proses awal yang ketat diperlukan untuk menjaga kualitas calon personel Brimob ke depan.
Kegiatan dilaksanakan di Aula Lantai 2 Polres Metro Tangerang Kota dan berlangsung hingga 18 November. Panitia Bantuan Penerimaan (Pabanrim) Bintara Brimob 2025 menurunkan tim gabungan dari Bag SDM, Sidokkes, Dinas Kesehatan, Dukcapil, hingga unsur Provost untuk memastikan proses berjalan sesuai SOP yang berlaku. Setiap unsur memiliki tugas spesifik dalam memverifikasi keabsahan berkas, identitas, hingga kesehatan dasar peserta.
Para peserta mengikuti proses dengan tertib dan diarahkan oleh panitia sejak registrasi ulang hingga pemeriksaan akhir. Tahap ini menjadi salah satu indikator awal untuk melihat kesiapan peserta menghadapi proses seleksi lanjutan yang lebih kompleks. Peserta yang tidak memenuhi standar fisik atau administratif langsung diberitahu secara terbuka, menjaga prinsip transparansi dalam pelaksanaan seleksi.
Panitia menekankan bahwa pengawasan berlapis diterapkan untuk menghindari segala bentuk kecurangan dan memastikan proses seleksi berlangsung bersih. Keberadaan Provost menjadi pengawas internal yang memastikan seluruh petugas melaksanakan tugas secara profesional, sementara dukungan institusi terkait seperti Dukcapil dan Dinas Kesehatan memastikan validitas data peserta terjamin.
Menurut Kapolres, Polres Metro Tangerang Kota menerapkan prinsip BETAH—Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis—pada seluruh tahapan seleksi. Prinsip ini tidak hanya menjaga integritas proses, tetapi juga memberi kepastian kepada peserta bahwa rekrutmen dilakukan tanpa celah KKN. Ia berharap seleksi tahun ini mampu menghasilkan calon anggota Brimob yang memiliki dedikasi kuat serta kesiapan fisik dan mental optimal.
Proses awal ini dianggap krusial mengingat tuntutan tugas Brimob yang memerlukan keberanian, disiplin, dan kondisi fisik prima. Dengan seleksi ketat sejak tahap verifikasi, Polres Metro Tangerang Kota berupaya memastikan bahwa hanya kandidat terbaik yang melaju ke tahap berikutnya dan berpeluang menjadi bagian dari satuan elit kepolisian.
Seleksi akan dilanjutkan dengan tahapan tes kesehatan, akademik, jasmani, kepribadian, dan psikologi yang lebih rinci. Keberhasilan peserta pada tahap awal ini menjadi pijakan penting untuk melangkah ke proses seleksi tingkat berikutnya. Polres Metro Tangerang Kota memastikan seluruh rangkaian proses berjalan optimal dan sesuai aturan sebagai komitmen meningkatkan kualitas SDM Polri. san/*





