Maria Pratiwi, Maestro Harpa dengan Prestasi Internasional

by
Maria Pratiwi. foto: dokpri

JAKARTA, KONSEPNEWS – Di balik kesuksesannya sebagai maestro musik Harpa Indonesia, Maria Pratiwi dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan mudah bergaul. Meski telah meraih berbagai prestasi internasional dan tampil di depan empat Presiden Indonesia, mulai dari Megawati Soekarnoputri hingga Joko Widodo, ia tetap membumi dan tak terbuai oleh popularitas.

Maria, yang baru saja menginjak usia 38 tahun, mengungkapkan bahwa perjalanan musiknya dimulai tanpa latar belakang keluarga pemusik.

“Saya sebenarnya menyukai banyak alat musik sejak remaja, seperti gitar, biola, dan piano. Namun, akhirnya saya jatuh hati pada musik harpa,” ungkapnya di Jakarta.

Maria Pratiwi. foto: dokpri

Sejak saat itu, Maria memutuskan untuk menekuni dunia musik Harpa, meski ia menyadari bahwa profesinya ini tak menjanjikan keuntungan materi. Namun, seiring berjalannya waktu, prestasi dan penghargaan pun datang.

“Ternyata setelah menyelami lebih dalam, saya merasa ada kepuasan batin, dan undangan tampil mulai berdatangan,” lanjutnya.

Salah satunya adalah undangan untuk tampil di acara dinner tamu kehormatan yang diadakan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada masa Kabinet Indonesia Maju. Meski tak ada keuntungan materi yang besar, Maria tak pernah menyesal memilih jalan ini.

“Saya lebih memilih mengejar passion saya di musik Harpa. Ada kebahagiaan yang tak bisa diukur dengan uang,” jelasnya. Terlebih lagi, musik Harpa kini semakin diminati di Indonesia, apalagi setelah ia tampil di hadapan pejabat Pemprov DKI Jakarta di Balaikota pada tahun 2022.

Pendidikan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan karir Maria. Ia berhasil meraih gelar Master of Music di bidang Harp Performance dan menjadi Harpis Indonesia pertama yang memenangkan kompetisi di The Great Hall London pada 2012.

Tak hanya itu, ia juga mendirikan sekolah musik Harpa di Jakarta untuk mengedukasi generasi muda Indonesia yang tertarik dengan musik klasik ini.

Maria Pratiwi juga bersyukur atas dukungan dari keluarga, terutama suami dan dua putra tercinta.

Bahkan, putri sulungnya kini mulai mengikuti jejaknya sebagai pemain Harpa. “Saya berharap kecintaan saya terhadap musik Harpa bisa terus berlanjut dalam keluarga,” harapnya.

Tahun 2024 ini, Maria juga merilis album perdana bertajuk Serenity, yang ia garap bersama musisi Ivan Tankulun. Album ini menjadi tantangan besar baginya, baik dalam hal konsentrasi maupun biaya pembuatan.

Sebagai pemusik, pengusaha, dan guru musik, Maria terus berusaha memberikan yang terbaik untuk dunia musik Indonesia. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.