JAKARTA, KONSEPNEWS – Grup musik asal Kabupaten Tangerang, Andneo Band, kembali hadir di industri musik Tanah Air dengan karya terbarunya yang menyentuh hati. Bertajuk Maafkan Aku, single ini menjadi pembuka langkah mereka di tahun 2025, dirilis bersama MSI Record.
Lagu ini diciptakan oleh Adi, kibordis Andneo, yang terinspirasi dari kisah nyata para ayah yang harus merelakan waktu bersama anak demi mencari nafkah. “Ini bukan cuma tentang saya, tapi banyak orang di luar sana yang mengalami hal serupa, bahkan mungkin lebih berat,” ujar Adi saat ditanya soal proses kreatif lagu ini.
Maafkan Aku hadir dengan lirik yang dalam dan melodi yang menyentuh. Lagu ini mengajak pendengar untuk merenung, khususnya para orang tua yang tengah berjuang di kerasnya dunia kerja namun tetap ingin menjadi sosok hadir bagi keluarganya.
Single ini sudah bisa didengarkan di kanal YouTube MSI Record, dan juga bisa diikuti perkembangannya lewat akun Instagram resmi mereka: @andneo_official_dan.
Formasi Baru, Semangat Baru
Dibentuk pada tahun 2014 oleh Kiki dan Jerry, Andneo Band telah mengalami berbagai perubahan personel. Kini, mereka hadir dengan formasi baru yang segar dan solid, yakni Kiki (Vokal), Galank (Vokal), Jerry (Gitar), Dedi (Bass), Adi (Keyboard), dan Ferry (Drum).
Meski formasi berubah, semangat bermusik mereka tetap sama: no riweh, no drama, tapi serius dalam berkarya.
“Visi kami simpel, bikin lagu yang enak didengar, punya makna, dan bisa diterima semua kalangan,” ucap Kiki, sang vokalis.
Perlu diketahui, Andneo pertama kali dikenal lewat single Sang Bidadari yang dirilis pada 2016 bersama CBM Entertainment. Sayangnya, keterbatasan promosi membuat lagu itu tak menjangkau banyak pendengar. Dua tahun kemudian, mereka kembali hadir dengan single Mencintaimu bersama Irama 7 Nada.
Kini di tahun 2025, dengan perkembangan media digital dan pasar musik yang lebih terbuka, Andneo optimis Maafkan Aku bisa menjadi titik balik mereka untuk kembali meraih hati para pecinta musik Indonesia.
“Ini bukan cuma soal lagu, tapi soal cerita yang dirasakan banyak orang. Kami ingin karya ini menjadi teman bagi siapa saja yang sedang berjuang,” tutup Adi. ***






