KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan tanpa diskriminasi, Pemerintah Kota Tangerang melalui Kecamatan Pinang menggelar program jemput bola perekaman KTP elektronik (KTP-el) khusus bagi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kegiatan ini berlangsung di RT 04 RW 02, Kelurahan Panunggangan Utara, Selasa (6/3/2025).
Langkah ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemkot Tangerang dalam memenuhi hak-hak sipil setiap warga negara, termasuk kelompok rentan. Perekaman dilakukan langsung di rumah ODGJ dengan melibatkan tim dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang.
Camat Pinang, Syarifudin, menjelaskan bahwa identitas hukum seperti KTP-el merupakan pintu akses utama bagi warga negara dalam mendapatkan layanan dasar. “ODGJ pun berhak diakui secara hukum dan administrasi. Dengan KTP, mereka bisa mengakses jaminan kesehatan, bantuan sosial, hingga keperluan hukum,” jelasnya.
Banyak ODGJ yang selama ini belum memiliki dokumen identitas resmi, yang membuat mereka terpinggirkan dari berbagai layanan publik. Dengan pendekatan langsung ke rumah, pemerintah menepis hambatan administratif sekaligus menegaskan prinsip keadilan sosial.
Proses perekaman dilakukan dengan pendekatan humanis, memperhatikan kondisi dan kenyamanan ODGJ. Tim gabungan bekerja sama dengan keluarga serta perangkat RT/RW setempat untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan aman.
“Kegiatan seperti ini sangat penting dan harus dilakukan secara berkala. Kami ingin memastikan semua warga, tanpa kecuali, tercatat dalam sistem kependudukan nasional,” ujar Syarifudin.
Program ini juga selaras dengan misi Pemerintah Kota Tangerang untuk membangun kota inklusif, di mana setiap warga, termasuk kelompok rentan, merasa dilibatkan dan dilayani secara adil. Selain itu, ini mendukung pencapaian target nasional dalam pendataan penduduk yang akurat dan menyeluruh.
Dengan adanya perekaman KTP-el bagi ODGJ, Pemkot Tangerang membuktikan bahwa layanan publik bukan hanya untuk yang kuat dan sehat, melainkan juga untuk mereka yang paling membutuhkan uluran tangan negara. san/*





