TANGSEL, KONSEPNEWS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat langkah strategis dalam pengendalian banjir melalui percepatan pembangunan turap beton dan beronjong di sepanjang Kali Angke, Serpong Utara. Infrastruktur ini menjadi bagian dari program prioritas Dinas SDABMBK Tangsel untuk memastikan kawasan rawan banjir terlindungi secara permanen dari luapan air sungai.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, turun langsung ke lokasi proyek di kawasan Villa Mutiara, Serpong Utara, untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana. Pilar menyebutkan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menyelesaikan persoalan banjir secara menyeluruh, tidak hanya tambal sulam.
Pembangunan turap sepanjang 700 meter dan beronjong 200 meter difokuskan pada penguatan struktur bahu sungai yang sebelumnya masih menggunakan pasangan batu kali. Struktur lama tersebut dianggap tidak lagi memadai dan terlalu rendah, sehingga rentan terhadap luapan air ketika hujan deras melanda wilayah hilir.
Menurut Pilar, infrastruktur yang sedang dibangun ini merupakan respon atas banjir parah yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Meski pekerjaan belum rampung, manfaatnya mulai terasa. Sebelumnya, air bisa masuk ke lingkungan warga hingga sedada, namun kini kondisinya jauh lebih terkendali. “Saya berharap, setelah pemasangan turap selesai, banjir di kawasan tersebut bisa benar-benar diatasi secara permanen”, katanya.
Proyek ini merupakan bagian dari 30 titik prioritas penanganan banjir yang digarap sepanjang tahun 2025. Tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, Pemkot Tangsel juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk upaya normalisasi sungai secara menyeluruh dari hulu ke hilir.
Pilar juga menegaskan pentingnya sinergi lintas daerah, mengingat sebagian besar aliran air yang menyebabkan banjir di Tangsel berasal dari wilayah lain seperti Bogor, Depok, dan Kota Tangerang. Oleh karena itu, kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota/kabupaten dinilai penting agar solusi banjir dapat dilakukan secara terintegrasi.
Selain pembangunan turap, Pemkot Tangsel juga memperkuat upaya perlindungan kawasan hijau dan memperketat pengawasan terhadap alih fungsi lahan. Seluruh langkah ini diarahkan untuk menciptakan kota yang lebih tahan terhadap bencana, sekaligus memberikan rasa aman bagi warganya. san/*





