JAKARTA, KONSEPNEWS – Jakarta International Stadium (JIS) bukan hanya menjadi ikon baru ibu kota, tetapi juga contoh nyata arsitektur berkelanjutan yang berhasil diwujudkan melalui kolaborasi banyak pihak, salah satunya PT NS BlueScope Indonesia. Dalam kegiatan Architectural Products Workshop & Stadium Visit yang digelar tahun ini, BlueScope membuka cerita di balik penggunaan material baja lapis berwarna yang mendukung efisiensi energi dan desain tahan lama.
Baja lapis COLORBOND® Steel XAL digunakan sebagai material utama pada atap JIS, berkat daya tahan terhadap korosi dan teknologi Thermatech® yang mampu menurunkan suhu permukaan atap secara signifikan. Fitur ini menjadi penting dalam konteks efisiensi energi bangunan berskala besar, sekaligus menjadikan stadion ini ramah lingkungan secara fungsional, bukan hanya simbolis.
Penggunaan material inovatif tersebut menjadi salah satu faktor yang membawa JIS meraih Platinum Rating dari Green Building Council Indonesia. Krisna Wijanarko dari BlueScope menyebut bahwa teknologi baja ringan namun kuat ini juga mempermudah proses konstruksi tanpa mengorbankan kekokohan struktur. “Kami ingin material kami jadi solusi, bukan hanya bahan bangunan,” ujarnya.
PDW Architects yang menangani desain JIS mengusung filosofi budaya lokal. Bentuk stadion terinspirasi dari turban khas Betawi, menunjukkan bahwa modernitas dan kearifan lokal bisa berpadu harmonis. Selain bentuknya yang unik, stadion ini dibangun di atas struktur khusus agar tak merusak ruang hijau, menciptakan ruang multifungsi tanpa mengorbankan lingkungan sekitarnya.
Dari sisi teknis, sistem sambungan mounting tension pada baja lapis BlueScope mengeliminasi kebutuhan pengeboran pada material. Hal ini membuat instalasi lebih cepat dan aman, serta memperpanjang masa pakai struktur. Keunggulan ini sangat cocok diterapkan pada bangunan seperti stadion yang dirancang untuk aktivitas intens dan jangka panjang.
Sebagai proyek andalan PT Jakarta Propertindo (Jakpro), JIS dibangun untuk menjadi fasilitas olahraga berstandar internasional sekaligus ruang publik masyarakat. Menurut Project Director Arry Wibowo, stadion ini dilengkapi fitur futuristik seperti atap buka-tutup, pencahayaan fasad yang dapat disesuaikan, hingga skyview deck setinggi 70 meter.
Pengakuan terhadap kualitas JIS juga hadir dari tingkat internasional. Stadion ini masuk sebagai finalis Steel Architecture Awards 2024, yang menilai proyek berdasarkan efisiensi, estetika, dan pemanfaatan teknologi bahan. Hal ini menjadi bukti bahwa pemilihan material memiliki dampak besar terhadap kualitas dan pengakuan suatu bangunan.
BlueScope Indonesia menegaskan bahwa mereka akan terus mendorong transformasi industri konstruksi ke arah yang lebih hijau dan efisien. Dengan pengalaman global dan keahlian teknologi material baja lapis, BlueScope siap mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia yang berorientasi pada masa depan. san/*





