KABUPATEN BOGOR, KONSEPNEWS – Musisi sekaligus tabib asal Langsa, Aceh, Panglima Langit, kembali menunjukkan totalitasnya dalam berkarya lewat video klip single terbarunya “Cinta Tak Salah.” Tak hanya menulis dan menciptakan lagu dengan penuh perasaan, ia juga terlibat langsung dalam konsep visual yang menghadirkan keindahan alam sebagai metafora cinta yang tulus dan alami.
Proses pengambilan gambar dilakukan di kawasan Kota Wisata Bogor, tempat yang dipilih karena menghadirkan suasana romantis dan alami yang sejalan dengan tema lagu. Panorama pegunungan dan sinar matahari sore menciptakan atmosfer hangat yang memperkuat makna lirik Cinta Tak Salah. “Saya ingin menghadirkan nuansa yang natural, karena cinta sejati itu tidak dibuat-buat,” ujar Panglima Langit dengan nada penuh keyakinan.
Awalnya, tim produksi berencana mengambil gambar di dalam studio. Namun, ide spontan dari sang musisi membuat arah konsep berubah total. “Ketika kami mulai syuting, saya merasa suasana studio terlalu kaku. Akhirnya saya usulkan agar pindah ke lokasi outdoor dengan latar alam terbuka. Ternyata keputusan itu justru membuat hasilnya jauh lebih hidup,” ungkapnya.
Visual dalam video klip tersebut menonjolkan perpaduan antara keindahan lanskap dan ekspresi lembut dari karakter yang diperankan. Sutradara menggabungkan unsur sinematografi minimalis dengan warna hangat dan pencahayaan alami, menciptakan kesan visual yang romantis namun tidak berlebihan. Hasilnya, klip ini terasa seperti potongan kisah cinta yang direkam oleh alam itu sendiri.
Menurut Panglima Langit, lagu Cinta Tak Salah bukan hanya tentang kisah asmara, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap cinta dalam makna spiritual dan universal. “Cinta itu bukan dosa. Selama dijalani dengan hati yang tulus dan niat baik, cinta adalah kekuatan yang menyembuhkan,” ujarnya sambil tersenyum.
Tak heran bila lagu dan video klip ini menghadirkan harmoni antara musik, alam, dan nilai kemanusiaan. Melalui pendekatan visual yang lembut, Panglima Langit ingin pendengar bukan hanya menikmati musiknya, tetapi juga merasakan keindahan pesan di balik setiap baitnya.
Keterlibatan penuh sang musisi dalam proses kreatif juga menjadi cerminan kedewasaannya sebagai seniman. Dari penciptaan lagu, aransemen, hingga konsep video, semuanya dilakukan dengan hati dan kesadaran artistik yang kuat. “Bagi saya, karya musik bukan sekadar hiburan, tapi juga media penyembuhan,” ungkap pria yang dikenal dengan ketenangan dan aura positifnya ini.
Dengan lagu Cinta Tak Salah, Panglima Langit kembali menegaskan posisinya sebagai musisi yang mampu memadukan emosi, spiritualitas, dan estetika visual dalam satu kesatuan harmonis. Ia tak sekadar bernyanyi, tetapi menghadirkan pengalaman batin bagi penontonnya—sebuah karya yang sederhana namun berjiwa. san/*





