TANGSEL, KONSEPNEWS – Acara DRI Community Day yang digelar DRI Clinic Bintaro menghadirkan sudut pandang baru dalam dunia kesehatan: mendengarkan tubuh adalah langkah pertama menuju pemulihan. Melalui diskusi bersama praktisi olahraga, dokter saraf, dan pelatih kebugaran, acara ini menegaskan pentingnya sinergi antara otak, saraf, dan otot untuk mencegah cedera dan menjaga performa tubuh.
dr. Irca Ahyar, Sp.N., menjelaskan bahwa tubuh manusia selalu memberi tanda saat ada ketidakseimbangan. “Kalau kita belajar mendengarkan tubuh, kita bisa mencegah cedera sebelum terjadi. Pemulihan bukan sekadar sembuh dari nyeri, tapi juga tentang memahami akar masalahnya,” ujarnya.
Sementara itu, Stenly Kusnin, Strategic Advisor Anytime Fitness, menekankan pentingnya kolaborasi antara pelatih dan tenaga medis. “Di Anytime Fitness, setiap klien dengan riwayat cedera kami pantau secara khusus. Kami pastikan program latihan sesuai rekomendasi dokter agar aman dan efektif,” jelasnya.
Dari komunitas olahraga, Susilo Baskoro dari Bintaro Loop berbagi pengalaman tentang pentingnya postur tubuh dalam aktivitas bersepeda. “Rasa kaku di leher atau nyeri di tangan sering diabaikan, padahal itu tanda saraf tertekan. Kalau didiamkan, bisa jadi cedera serius,” katanya.
Sementara itu, sport enthusiast sekaligus pendiri @satutempatstudio, Rima Melati Adams, mengingatkan bahwa olahraga harus dipandang sebagai perjalanan jangka panjang. “Olahraga itu bukan soal cepat hasil, tapi soal konsistensi. Saya sendiri sedang pemulihan cedera lutut, dan belajar menghargai prosesnya,” ujarnya.
Menurut dr. Irca, pengalaman para peserta membuktikan bahwa kesadaran tubuh menjadi fondasi utama kesehatan jangka panjang. “Tubuh akan berterima kasih kalau kita sabar dan tidak memaksakan diri. Saraf yang seimbang membantu otot bekerja dengan optimal, dan nyeri pun hilang dengan sendirinya,” jelasnya.
Acara ini juga menyoroti pentingnya peran edukasi dalam dunia kebugaran. Prof. Nofi Marlina Siregar dari UNJ menegaskan bahwa kesiapan sistem saraf harus menjadi bagian dari kurikulum latihan fisik. “Kebugaran sejati tercipta dari sinergi otak dan otot, bukan dari kekuatan semata,” katanya.
Melalui DRI Community Day, DRI Clinic ingin membangun kesadaran baru: bahwa pemulihan yang baik bukanlah yang paling cepat, melainkan yang paling tepat. Tubuh butuh waktu, bimbingan, dan keseimbangan agar benar-benar pulih dari dalam. san/*





