Warga Karawaci dan Polisi Bahas Kamtibmas di Tengah Secangkir Kopi

by
foto dok. polrestro tangerang kota
foto dok. polrestro tangerang kota

KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Upaya Polri dalam menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat terus berinovasi. Salah satunya melalui program “Ngopi Kamtibmas Jaga Lingkungan”, yang digelar Direktorat Binmas Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Tangerang Kota di Pos Satkamling RW.07, Karawaci Baru, Kota Tangerang, Rabu malam (29/10/2025).

Kegiatan ini menjadi ruang interaksi terbuka antara aparat dan warga — sebuah pendekatan empatik yang menekankan pentingnya mendengar langsung aspirasi masyarakat di tingkat akar rumput. Sekitar 100 peserta hadir, mulai dari tokoh masyarakat, ormas, hingga perwakilan pemuda.

Menurut Kombes Pol Hari Muharram Firmansyah, konsep “Ngopi Kamtibmas” bukan sekadar forum seremonial, melainkan bagian dari cooling system yang menanamkan nilai kebersamaan dan tanggung jawab sosial. “Kami ingin masyarakat merasa dilibatkan, bukan hanya diawasi,” ujarnya.

Program ini juga membawa misi edukatif, dengan mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap pengaruh negatif media sosial, peredaran narkoba, serta konflik sosial yang melibatkan remaja. Peran keluarga, kata Dir Binmas, menjadi faktor utama dalam membangun benteng moral anak-anak.

Dalam sesi diskusi, warga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan beragam persoalan yang mereka hadapi, termasuk soal infrastruktur dan keamanan lingkungan. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari merespons langsung dengan komitmen untuk menindaklanjuti secara lintas sektor.

“Polisi tidak bekerja sendiri. Semua pihak — dari pemerintah daerah sampai masyarakat — harus terlibat menjaga keamanan,” tegasnya. Ia juga kembali mengingatkan keberadaan Call Center 110 sebagai kanal cepat tanggap tanpa biaya bagi laporan darurat masyarakat.

Selain berdialog, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sarana Satkamling dan bantuan beras kepada warga. Aksi nyata ini menegaskan bahwa kehadiran Polri di lapangan bukan hanya simbol keamanan, tapi juga bentuk empati sosial.

Program “Ngopi Kamtibmas” diyakini akan terus dikembangkan di wilayah lain, menjadi model komunikasi kemanusiaan antara aparat dan masyarakat, sekaligus memperkuat pondasi Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan dan kepercayaan publik. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.