JAKARTA, KONSEPNEWS – Polda Metro Jaya akan merilis kasus penemuan dua kerangka manusia di gedung ACC, Kwitang, Jakarta Pusat pada Kamis (30/10) yang lalu. Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
“Kita rencana akan merilis, dimungkinkan di hari Jumat, terkait tentang penemuan dua kerangka manusia. Karena mengingat hasil baru keluar,” kata Kombes Buher kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (5/11/25).
“Kita akan menghadirkan beberapa pihak, di dalam hal ini, dari PT ACC yang menemukan pertama, penyidik dari Polres Jakarta Pusat dan Ditreskrimum,” sambungnya.
Polda Metro Jaya, kata Buher , juga akan mengundang pihak keluarga termasuk LSM, Komisi Untuk Orang Hilang Dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).
“Nanti akan menghadirkan pihak keluarga, termasuk kontraS yang pernah melaporkan terhadap orang hilang,” ujarnya.
Kabid Humas mengatakan, Dokter forensik RS Polri telah melakukan pemeriksaan melalui sampel gigi dan struktur DNA tulang dari dua kerangka tersebut.
“Nanti kita akan mendengarkan langsung terkait tentang penjelasan dari dokter forensik Rumah Sakit Polri terhadap hasil dari pemeriksaan DNA tulang dan gigi,” jelasnya.
“Jadi sampel dari pihak keluarga, tetapi yang digunakan karena ini sudah menjadi kerangka, yang digunakan sementara yaitu dari gigi dan struktur tulang,” kata Buher.
“Ini yang kami dapat dari pemeriksaan pada saat pengiriman dua kerangka tersebut ke Rumah Sakit Polri,” sambungnya.
Buher menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan berapa orang yang akan dilakukan kecocokan sampel tes DNA terhadap dua kerangka. Mengingat jenazah yang ditemukan sudah tidak utuh lagi.
“Untuk pengambilan sampel akan kami dalami dulu terkait tentang berapa orang, karena sampel yang digunakan tadi kami sampaikan, itu adalah gigi dan tulang. Karena kondisi yang ditemukan adalah dalam bentuk kerangka,” jelasnya.
“Jadi mungkin sudah berbaur, terkontaminasi dalam kondisi suatu gedung yang akibat dari kebakaran. Saya rasa itu ya,” ujar Buher.
Buher menyebut, Polda Metro Jaya akan mengundang pihak PT ACC untuk menjelaskan terkait awal penemuan dua kerangka manusia.
“Ya tadi kami sampaikan penemuan pertama oleh PT ACC. Nanti akan dijelaskan oleh PT ACC kalau polisi sudah melakukan upaya-upaya. Contohnya dari empat yang dilaporkan hilang, dua kan sudah ditemukan, yaitu di Malang Kota dan di Kalimantan Tengah,” bebernya.
“Upaya yang dilakukan pihak Kepolisian terus berjalan. Ada posko yang di Ditreskrimum terkait pengaduan orang hilang. Kami juga menyebar foto dan identitas kepada seluruh jajaran Polda, Polres dan Polsek untuk bisa selalu memberikan informasi,” ujarnya.
Buher menambahkan, Direktorat Siber Polda Metro Jaya juga bersama-sama melakukan patroli Siber terhadap keterangan-keterangan orang-orang hilang.
“Kita selalu mengedukasi, mencari informasi terhadap ini. Tapi pada saat ditemukan oleh pihak PT ACC dalam tumpukan bangunan reruntuhan, kan itu sangat sulit kita juga mencari. Karena pada saat ACC nanti akan menjelaskan pada saat rilis,” pungkasnya. Zan





