KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan keseriusannya dalam menata wajah kota agar lebih rapi, aman, dan berkelanjutan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkot kini memfokuskan penertiban pada jaringan kabel crossing—yakni kabel listrik, telepon, dan fiber optik yang menyeberangi badan jalan.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengungkapkan bahwa kabel crossing menjadi salah satu penyebab utama ketidakteraturan visual dan potensi bahaya di jalan raya. “Kami ingin memastikan bahwa jaringan utilitas kota tertata dengan baik. Penertiban kabel crossing adalah prioritas karena selain mengganggu estetika, juga berisiko bagi keselamatan warga,” katanya.
Program penataan kabel semrawut ini dilakukan melalui Satgas Terpadu Utilitas yang telah mulai bekerja di beberapa ruas jalan. Jalan Raya Lio Baru menjadi wilayah pertama penerapan relokasi kabel udara ke sistem bawah tanah. Langkah ini diharapkan menjadi model bagi kawasan lain di seluruh kota.
Taufik menambahkan, Pemkot Tangerang tengah berkolaborasi dengan PT Tangerang Nusantara Global untuk mengembangkan sistem utilitas bersama. Konsep ini memungkinkan integrasi seluruh jaringan komunikasi, listrik, dan fiber optik dalam satu infrastruktur bawah tanah yang aman dan efisien.
Selain efisiensi ruang, konsep tersebut membuka peluang investasi jangka panjang bagi pengelolaan aset daerah. “Kami sedang mengkaji potensi bisnis dari proyek utilitas bawah tanah ini. Sudah ada pihak ketiga yang tertarik untuk menanamkan modal,” ujar Taufik.
Pemkot Tangerang juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kerapian infrastruktur kota. Warga didorong melapor bila menemukan kabel menjuntai atau menyilang di area publik yang berpotensi membahayakan. “Pelibatan warga penting agar program ini berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Upaya ini mendapat dukungan dari perangkat kewilayahan, termasuk kecamatan dan kelurahan, yang mulai menginventarisasi titik-titik kabel semrawut di wilayah masing-masing. Pendataan ini akan menjadi dasar bagi rencana jangka menengah penertiban utilitas di seluruh Kota Tangerang.
Dengan langkah berani ini, Pemkot Tangerang berharap wajah kota menjadi lebih tertata, indah, dan nyaman bagi seluruh warga, sekaligus mendorong Tangerang menuju kota metropolitan modern yang ramah lingkungan dan berdaya saing tinggi. san/*






