JAKARTA, KONSEPNEWS – Bukan sekadar pesta, Extrajoss Ultimate Sober Party perlahan menjadi tempat kembali bagi banyak anak muda yang selama ini merasa terjebak dalam rutinitas serba cepat. Di bawah cahaya lampu hangat dan alunan musik yang selembut interaksi manusia, acara ini menciptakan sebuah ruang yang jarang ditemukan di kota besar—ruang untuk kembali menemukan diri sendiri.
Beberapa peserta yang hadir di volume sebelumnya datang bukan hanya untuk bersenang-senang. Ada yang datang setelah minggu panjang penuh tekanan kerja, ada yang sekadar ingin bertemu orang baru, dan ada pula yang datang untuk mencoba bersosialisasi setelah lama merasa terputus dari dunia luar. Sober Party memberi setiap orang kesempatan untuk hadir tanpa harus memoles diri, tanpa tuntutan untuk tampil sempurna.
Seorang peserta bernama Naya (23), menceritakan bahwa ia merasa “kembali menemukan versi dirinya yang lebih ringan” setelah mengikuti acara ini. “Biasanya kalau party itu capek, besoknya pusing, dan kadang malah tambah suntuk. Tapi di sini malah bikin lega. Aku ketemu banyak teman baru, dan mereka semua datang dengan vibe positif,” ujarnya.
Cerita serupa datang dari Rizal (21), yang awalnya ragu datang sendirian. Namun sesampainya di lokasi, ia langsung ikut dalam sesi obrolan kelompok kecil. “Semua orang ramah, semua jujur. Rasanya ketemu manusia beneran, bukan username,” katanya sambil tertawa.
Inilah sisi paling human interest dari Sober Party—ia mempertemukan manusia dengan manusia, bukan avatar dengan avatar. Konsep ini muncul dari kebutuhan mendesak Gen Z untuk rehat dari tuntutan digital. Arwin Nugraha Hutasoit dari PT Bintang Toedjoe menyebut bahwa perubahan gaya hidup ini sudah menjadi fenomena global. “Anak muda ingin pengalaman sosial yang lebih sehat dan autentik. Sober Party menjawab kebutuhan itu,” ungkapnya.
Musik, permainan ringan, aroma kopi green coffee yang segar, hingga energi alami yang diberikan Extrajoss Ultimate menjadi perpaduan harmonis yang membuat suasana terasa hangat. Tidak ada yang terburu-buru, tidak ada yang harus tampil sempurna—semua bisa hadir apa adanya.
Menjelang volume penutup Sober Party pada 21 November 2025, banyak peserta berharap konsep ini menjadi kegiatan rutin. Bukan hanya sebagai event hiburan, tetapi sebagai bentuk ruang penyembuhan kecil yang membantu mereka kembali ke kehidupan sehari-hari dengan hati yang lebih tenang.
Di tengah dunia yang terus berlari, Sober Party mengingatkan anak muda bahwa untuk merasa hidup, terkadang kita hanya perlu berhenti sebentar dan bertemu satu sama lain—tanpa distraksi, tanpa drama, tanpa batasan. san/*







