Ekspansi Besar Bogasari di Tangerang, Sinyal Kuat Industri Terigu Nasional Hadapi Lonjakan Kebutuhan UKM

by
foto dok. bogasari
foto dok. bogasari

KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Industri tepung nasional mendapat angin segar ketika Bogasari mengumumkan pembangunan Mill C dan Mill D di pabrik Tangerang sebagai bagian dari rencana ekspansi menuju kapasitas produksi 500 metrik ton terigu per hari. Keputusan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan UKM dan industri makanan di tengah pertumbuhan konsumsi domestik jelang 2026. Ekspansi fasilitas produksi dengan teknologi terbaru ini memproyeksikan Indonesia menuju ketahanan pasokan tepung yang lebih stabil dan terukur.

Pengembangan tersebut juga memperkuat posisi Bogasari sebagai pemain utama dalam sektor pangan strategis, terlebih setelah perusahaan meresmikan PLTS Atap di pabrik Jakarta sebagai bagian dari transisi menuju energi bersih. Dengan meningkatnya kebutuhan dan isu efisiensi energi, dua langkah besar dalam waktu berdekatan ini memperlihatkan arah bisnis Bogasari yang semakin futuristik dan berorientasi keberlanjutan.

foto dok. bogasari
foto dok. bogasari

Dalam acara ground breaking, Erwin Sudharma, Wakil Kepala Divisi Bogasari, menyampaikan bahwa kenaikan konsumsi terigu secara konsisten menuntut kesiapan industri untuk meningkatkan kapasitas. “Permintaan naik setiap tahun. Penambahan kapasitas 300 MT per hari ini merupakan langkah strategis agar suplai tetap aman dan kompetitif,” kata Erwin. Menurutnya, produksi tambahan akan memperkuat rantai pasok nasional sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat pedagang.

Sebaran pabrik Bogasari yang kini mencapai lima titik termasuk Jakarta, Surabaya, Bekasi, Medan, dan Tangerang menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pemerataan akses bahan baku. Ekspansi Tangerang menempati posisi strategis karena wilayah Banten dan Lampung merupakan pusat UKM yang pertumbuhannya terus meningkat.

foto dok. bogasari
foto dok. bogasari

Sementara itu, Bobby Aryanto, Senior Vice President Manufacturing Bogasari, menegaskan bahwa ekspansi ini bukan hanya soal menambah mesin, tetapi memperkuat keseluruhan ekosistem produksi. “Kami menambah flour silo, kapasitas gudang, mesin kemasan, dan sedang menambah wheat silo dengan teknologi terbaru. Dengan Mill C dan D, pabrik Tangerang akan jauh lebih siap memenuhi semua komposisi terigu dari protein rendah hingga tinggi,” jelasnya.

Menurut Bobby, peningkatan fasilitas ini juga bertujuan mengurangi ketergantungan wilayah terhadap distribusi dari pabrik Jakarta. Langkah itu dianggap penting untuk mengurangi biaya logistik, mempercepat respons pasar, dan menjaga ketersediaan produk sepanjang tahun.

foto dok. bogasari
foto dok. bogasari

Pabrik Bogasari Tangerang yang menjadi pemasok utama Banten dan Lampung juga tengah meningkatkan kapasitas gudang 25 kg dari 30 ribu menjadi 70 ribu karung. Perluasan gudang by product dari 2 ribu menjadi 6 ribu bag mempertegas bahwa ekspansi ini mencakup seluruh lini produksi dan bukan hanya pada unit penggilingan utama.

Dengan target penyelesaian sebelum pertengahan 2027, ekspansi Bogasari Tangerang digadang-gadang menjadi tonggak baru daya saing industri tepung Indonesia. Di tengah ketatnya persaingan global dan dinamika suplai gandum dunia, langkah Bogasari memberikan sinyal bahwa industri nasional siap menghadapi tantangan sekaligus memastikan UKM tetap memiliki akses bahan baku berkualitas dengan harga terjangkau. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.