KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Komitmen menjaga stabilitas keamanan wilayah kembali ditegaskan Polres Metro Tangerang Kota melalui Apel Siaga Potensi Masyarakat (POTMAS) dalam rangka implementasi program Jaga Jakarta+, yang digelar di Lapangan Presisi Polres Metro Tangerang Kota, Sabtu pagi, 13 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara kepolisian dan elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah perbatasan Jakarta dan Tangerang.
Apel siaga dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., dan diikuti 220 peserta yang berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan kelompok kepemudaan. Sejak awal, apel berlangsung tertib dengan atmosfer kebersamaan yang kental, mencerminkan kesiapan masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Sebanyak 11 unsur potensi masyarakat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, di antaranya BPPKB, Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih, FORKABI, FBR, GRIB, Pendekar Banten, KNPI, Satria Banten, Front Banten, serta Banser. Kehadiran lintas organisasi ini dinilai sebagai kekuatan sosial yang strategis dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.
Dalam arahannya, Kapolres Metro Tangerang Kota menegaskan bahwa keamanan bukan semata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. “Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi merupakan tugas kita bersama. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari di hadapan peserta apel.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh unsur potensi masyarakat yang bersedia bersinergi menjaga situasi kamtibmas. Menurutnya, kolaborasi yang terbangun tidak hanya berorientasi pada aspek pengamanan, tetapi juga kepedulian sosial dan kebersamaan antarwarga.
“Saya mengapresiasi seluruh unsur potensi masyarakat yang hari ini hadir dan siap bersinergi menjaga kondusifitas Kota Tangerang. Sinergi yang kuat bukan hanya pada aspek pengamanan, tetapi juga kepedulian sosial,” lanjutnya.
Kapolres menilai keterlibatan aktif masyarakat menjadi pondasi utama dalam membangun sistem keamanan lingkungan yang berkelanjutan. Melalui POTMAS, diharapkan tercipta kekuatan kolektif yang mampu mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Dengan kebersamaan ini, Polri dan masyarakat menjadi satu kesatuan. Kota Tangerang akan semakin aman, nyaman, dan harmonis,” tegas Kapolres, seraya menegaskan bahwa program Jaga Jakarta+ membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. san/*





