KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Banjir yang merendam Perumahan Duta Bandara Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, mendorong Polres Metro Tangerang Kota untuk mendirikan posko pengungsian bagi warga terdampak. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penanganan darurat sekaligus perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak genangan air.
Melalui program JAGA JAKARTA++, Satuan Samapta Polres Metro Tangerang Kota tidak hanya melakukan evakuasi, tetapi juga memastikan warga memiliki tempat aman sementara. Ketinggian air yang mencapai sekitar satu meter membuat sebagian rumah warga tidak dapat dihuni untuk sementara waktu.
Kasat Samapta Polres Metro Tangerang Kota Kompol Ubaidillah, S.H., M.A. mengatakan bahwa posko pengungsian didirikan hasil koordinasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, serta unsur masyarakat. “Posko ini kami siapkan sebagai pusat pengungsian, tempat istirahat, sekaligus koordinasi bantuan bagi warga,” jelasnya.
Evakuasi dan pendirian posko dilakukan menggunakan perahu dinas Polri serta perahu bantuan dari Kecamatan Kosambi dan Teluknaga. Personel Sat Samapta disiagakan di lokasi untuk membantu warga, menjaga keamanan lingkungan, serta memantau perkembangan debit air.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari menegaskan bahwa penanganan banjir merupakan bagian dari komitmen Polri dalam pelayanan kemanusiaan. “Polri hadir untuk membantu masyarakat, terutama saat terjadi bencana. Kami pastikan personel tetap siaga sampai kondisi benar-benar kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan. Warga diminta segera melapor kepada petugas apabila membutuhkan bantuan atau mengalami kondisi darurat.
Hingga sore hari, debit air di Perumahan Duta Bandara Permai dilaporkan mulai surut dan situasi relatif kondusif. Meski demikian, Polres Metro Tangerang Kota tetap menempatkan personel di lokasi guna mengantisipasi perubahan cuaca dan memastikan keamanan warga terdampak. san/*






