JAKARTA, KONSEPNEWS – Penyanyi Inggris Robbie Williams secara terbuka membahas ambisi, hubungannya dengan ketenaran, serta target besar di balik album terbarunya, Britpop, dalam wawancara bersama Scott Mills di program The Scott Mills Breakfast Show BBC Radio 2.
Album Britpop dijadwalkan rilis pada 6 Februari mendatang dan berpotensi mencatatkan sejarah baru bagi Robbie Williams.
Jika album tersebut berhasil menduduki posisi nomor satu di tangga album Inggris, Robbie Williams akan melampaui rekor The Beatles sebagai musisi dengan jumlah album nomor satu terbanyak di Inggris.
Robbie Williams mengakui pencapaian tersebut menjadi target terbesarnya saat ini. Ia menyebut ambisi tersebut sebagai sesuatu yang sangat penting dalam kariernya, meski di sisi lain memicu rasa tidak percaya diri atau imposter syndrome.
Terkait judul album, Robbie Williams menjelaskan Britpop dipilih karena mencerminkan identitasnya sebagai musisi pop asal Inggris serta semangat era musik akhir 1990-an yang ingin ia hidupkan kembali.
Dalam wawancara tersebut, Robbie Williams juga menyinggung kegagalannya menembus pasar Amerika Serikat. Ia mengungkapkan keputusan tersebut diambil secara sadar demi menjaga keselamatan dan kesehatan mentalnya.
Pada masa awal upaya menembus pasar AS, Robbie mengaku tengah berjuang melawan kecanduan dan merasa kewalahan menghadapi ketenaran global.
Ia menyebut memilih menjalani kehidupan anonim di Los Angeles sebagai cara bertahan, sementara tetap menjadi figur publik di wilayah lain.
Menurut Robbie, keputusan tersebut berperan besar dalam kelangsungan hidup dan kariernya.
Meski telah berkiprah selama puluhan tahun, Robbie menegaskan ambisinya belum mereda. Ia mengungkapkan telah menyiapkan lima album baru dan masih memiliki dorongan kuat untuk terus berkarya.
Dalam perbincangan itu, Robbie Williams dan Scott Mills juga menyinggung kecenderungan mereka yang sama-sama sulit menemukan keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi.
Terkait Take That, Robbie Williams menyatakan belum memiliki rencana untuk kembali bergabung dalam waktu dekat. Namun, ia mengaku tetap mengikuti perkembangan band tersebut, termasuk kebangkitan tur Circus, dan membuka kemungkinan reuni di masa depan. ***





