KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial terus memperkuat penanganan dampak banjir dengan menyalurkan bantuan permakanan dan logistik kepada warga terdampak di berbagai kelurahan. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan sosial masyarakat di tengah kondisi darurat.
Kepala Dinsos Kota Tangerang Acep Wahyudi menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil pendataan di lapangan. Fokus utama diberikan kepada wilayah dengan tingkat genangan yang berdampak langsung pada aktivitas dan kebutuhan harian warga.
“Penyaluran bantuan kami lakukan secara cepat dan terkoordinasi. Di Kelurahan Benda, Dinsos menyalurkan 250 bungkus nasi untuk makan malam warga serta 10 unit kasur lipat untuk mendukung kebutuhan pengungsian,” kata Acep.
Selain di Kelurahan Benda, distribusi bantuan juga menjangkau wilayah lain yang terdampak banjir. Bantuan makanan siap saji disalurkan dalam jumlah besar untuk memastikan warga tetap mendapatkan asupan yang layak.
“Untuk kebutuhan permakanan, kami menyalurkan 1.000 bungkus makanan ke Kelurahan Benda, 350 bungkus ke Kelurahan Petir, dan 300 bungkus makanan ke Kelurahan Jurumudi,” ujarnya.
Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan seperti balita dan anak-anak. Dinsos Kota Tangerang menyalurkan bantuan logistik tambahan guna memenuhi kebutuhan dasar mereka di lokasi terdampak.
“Kami juga menyalurkan 25 pcs pampers dan dua kidsware ke Pos Damkar Kelurahan Benda, sebagai bentuk dukungan bagi balita dan anak-anak yang terdampak banjir,” jelas Acep.
Menurutnya, penanganan dampak banjir tidak dapat dilakukan secara parsial. Karena itu, koordinasi lintas perangkat daerah terus diperkuat agar distribusi bantuan berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan situasi dan hasil pendataan petugas. Kami ingin memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewat dari bantuan,” tambahnya.
Acep menegaskan, komitmen Pemerintah Kota Tangerang adalah selalu hadir di tengah masyarakat saat kondisi darurat. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabanjir. san/*







