Grindboys Manfaatkan Loyalitas Fans untuk Dukung Industri Sandang Lokal

by
foto dok. grind gank fun mini soccer
foto dok. grind gank fun mini soccer

JAKARTA, KONSEPNEWS – Grind Gank Fun mini soccer yang menghadirkan The Grindboys bersama kelompok penggemarnya yang tergabung dalam Grindgank berkolaborasi dengan Sinergi Adv Nusantara menjadi contoh nyata bagaimana kerjasama hiburan, sport, dan komunitas dapat berkontribusi pada penguatan industri sandang nasional. Acara ini menghadirkan wajah hiburan urban yang berorientasi pada aksi dan kebermanfaatan.

The Grindboys hadir lengkap bersama komunitas penggemarnya, menciptakan atmosfer kebersamaan yang kuat. Grindgank tidak hanya hadir sebagai pendukung, tetapi sebagai bagian aktif dari gerakan yang diusung.

H. Prama Tirta CEO Sinergi Adv Nusantara, menilai kekuatan komunitas seperti Grindgank sangat strategis untuk membangun rasa cinta terhadap produk lokal. Ia mengaku merasakan langsung besarnya loyalitas penggemar Grindboys yang bisa diarahkan pada dukungan UMKM.

Prama menegaskan bahwa industri sandang adalah kunci pembukaan jutaan lapangan kerja di Indonesia. Karena itu, dukungan komunitas hiburan dan sport dinilai krusial untuk memperluas dampak gerakan ini.

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah dan aparat penegak hukum yang menutup jalur produk impor ilegal. Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan semangat yang dibawa Grindboys dan Grindgank dalam mendorong sandang lokal.

Gofar Hilman memastikan Grindboys akan terus mendukung UMKM melalui berbagai kolaborasi ke depan. Ia menyebut akan ada rilisan produk yang melibatkan komunitas, khususnya menjelang bulan puasa.

Bagi Grindboys, keterlibatan komunitas adalah fondasi utama setiap gerakan. Grindgank dipandang sebagai kekuatan budaya urban yang mampu menggerakkan perubahan secara organik.

Fun mini soccer ini pun menegaskan bahwa dukungan terhadap industri sandang nasional bisa tumbuh dari ruang-ruang sederhana, selama dibangun atas dasar kebersamaan dan visi yang sama. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.