KOTA BEKASI, KONSEPNEWS – Ketua Umum KONI Jawa Barat, Prof. Dr. M. Budiana, secara resmi mengumumkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV yang akan berlangsung pada 7 hingga 20 November mendatang. Kota Bekasi ditetapkan sebagai tuan rumah utama, sementara seremoni penutupan dijadwalkan berlangsung di Kota Bogor.
Porprov Jawa Barat XV tercatat sebagai ajang olahraga daerah terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraannya. Sebanyak 95 cabang olahraga akan dipertandingkan dengan total 1.156 nomor pertandingan, menjadikannya salah satu kompetisi olahraga tingkat provinsi dengan skala terbesar, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia.
“Hari ini kita mulai hitung mundur menuju pembukaan Porprov Jawa Barat XV. Skala pelaksanaannya luar biasa besar, bahkan bisa disebut satu-satunya di dunia untuk level provinsi,” ujar Prof. Budiana saat acara pengumuman resmi.
Sebagai tuan rumah utama, Kota Bekasi menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut ribuan atlet, ofisial, dan tamu dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa hampir seluruh venue utama telah rampung dan siap digunakan untuk pertandingan.
Fasilitas olahraga yang disiapkan mencakup venue indoor untuk cabang basket dan tenis, serta gedung atletik enam lantai yang kini menjadi salah satu ikon baru olahraga di Kota Bekasi. Infrastruktur ini diproyeksikan tidak hanya mendukung Porprov, tetapi juga pengembangan olahraga jangka panjang.
“Porprov ini yang terbesar sepanjang sejarah Jawa Barat. Kota Bekasi harus siap menerima ribuan tamu dan atlet dari seluruh daerah. Venue utama sudah selesai, dan kita terus menyempurnakan fasilitas pendukung. Ini bagian dari visi menuju Kota Bekasi sebagai kota olahraga,” tegas Tri Adhianto.
Untuk mengakomodasi banyaknya cabang olahraga dan nomor pertandingan, Pemerintah Kota Bekasi juga menggandeng pusat perbelanjaan serta kawasan publik seperti mal dan BTC sebagai venue tambahan. Langkah ini dinilai sebagai solusi kreatif untuk memastikan seluruh pertandingan berjalan lancar dan tepat waktu.
Tri Adhianto menambahkan, kesuksesan Porprov Jawa Barat XV tidak hanya menjadi tanggung jawab tuan rumah, tetapi juga bergantung pada keseriusan seluruh daerah dalam menyiapkan dan mengirimkan atlet terbaiknya. Ajang ini menjadi tolok ukur pembinaan atlet daerah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Ini bukan soal membeli atlet, tetapi mengembangkan potensi atlet Jawa Barat sendiri. Porprov adalah ajang awal menuju PON. Kita menargetkan Jawa Barat mampu mempertahankan prestasi hattrick juara PON, dan menuju 2028 harus siap di level nasional,” ujarnya.
Acara hitung mundur Porprov Jawa Barat XV turut dihadiri perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Jawa Barat, di antaranya Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Sekretaris Dispora Provinsi Jawa Barat, serta Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe yang mendampingi langsung Wali Kota Bekasi.
Dengan persiapan infrastruktur yang matang, dukungan penuh pemerintah daerah, serta kolaborasi seluruh kabupaten dan kota, Porprov Jawa Barat XV diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga daerah sekaligus mengukuhkan Kota Bekasi sebagai pusat sport city di Jawa Barat. san/*





