JAKARTA, KONSEPNEWS – PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) membuka tahun 2026 dengan capaian yang mengesankan. Bank digital yang berfokus pada segmen ritel dan UMKM tersebut berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp71,12 miliar pada kuartal pertama 2026, sekaligus menjadi laba tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Pencapaian tersebut mempertegas posisi Amar Bank sebagai salah satu bank digital yang terus menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan di tengah persaingan industri perbankan nasional yang semakin kompetitif.
Kinerja positif ini didorong oleh pertumbuhan kredit yang signifikan. Amar Bank mencatat penyaluran kredit bruto sebesar Rp4,16 triliun atau tumbuh 30,62 persen secara tahunan (YoY), melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional.
Ekspansi kredit yang agresif turut mendorong peningkatan total aset perseroan. Hingga akhir kuartal pertama 2026, total aset Amar Bank mencapai Rp6,93 triliun atau naik 34,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama Amar Bank, Vishal Tulsian, mengatakan hasil tersebut merupakan bukti keberhasilan strategi perusahaan dalam menghadirkan layanan keuangan digital yang relevan bagi masyarakat.
“Pencapaian kinerja positif di kuartal pertama 2026 ini merupakan bukti nyata dari konsistensi strategi Amar Bank dalam menghadirkan solusi keuangan digital yang aman dan tepercaya bagi segmen ritel dan UMKM. Pertumbuhan kredit kami yang berhasil melampaui rata-rata industri menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap solusi keuangan digital yang kami hadirkan,” ujar Vishal Tulsian.
Menurutnya, momentum pertumbuhan tersebut akan menjadi landasan bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan memperluas akses layanan keuangan digital di Indonesia.
Selain mengejar profitabilitas, Amar Bank juga berupaya memperkuat perannya dalam mendorong inklusi keuangan melalui teknologi yang lebih mudah dijangkau masyarakat.san/*






