KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Festival Cisadane 2026 kembali menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat. Selain menikmati beragam hiburan, wisata budaya, dan kuliner khas, pengunjung kini juga dapat memperoleh penghasilan tambahan hanya dengan membawa sampah rumah tangga ke area festival.
Melalui stan resmi pengelolaan sampah West Hub (Wahu), masyarakat diajak mengubah botol plastik, sampah campuran, hingga kaleng bekas menjadi uang tunai yang langsung ditransfer ke dompet digital. Program ini menjadi salah satu upaya mengedukasi masyarakat agar semakin peduli terhadap pengelolaan sampah sekaligus melihat nilai ekonominya.
Penanggung jawab stan Wahu, Aufa, mengatakan masyarakat cukup membawa sampah yang telah dipilah dari rumah, kemudian menimbangnya di lokasi untuk ditukarkan menjadi saldo e-wallet.
“Kita mengumpulkan sampah plastik dan kaleng aluminium dari masyarakat, dan bisa ditukar jadi uang lewat aplikasi yang langsung masuk ke e-wallet,” ujar Aufa.
Adapun nilai tukar yang diberikan cukup menarik. Botol plastik dihargai Rp4.500 per kilogram, sampah campuran seperti kantong kresek dan gelas plastik Rp2.500 per kilogram, sedangkan kaleng aluminium memiliki nilai tertinggi mencapai Rp10.000 per kilogram.
Tak hanya memperoleh uang, pengunjung juga berkesempatan membawa pulang hadiah menarik melalui permainan spin wheel. Beragam hadiah disiapkan, mulai dari voucher belanja senilai Rp10 ribu hingga perlengkapan kebutuhan rumah tangga.
“Tak hanya menukar sampah dengan uang tunai, masyarakat juga dapat menguji keberuntungan lewat permainan roda keberuntungan (spin wheel) dan mendapatkan voucher belanja senilai Rp10.000 atau barang kebutuhan rumah tangga,” jelas Aufa.
Menurutnya, kehadiran program ini di Festival Cisadane menjadi cara yang menyenangkan untuk mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Selain menikmati kemeriahan pesta rakyat, pengunjung juga dapat berkontribusi mengurangi sampah sekaligus memperoleh manfaat ekonomi.
“Ayo datang ke Festival Cisadane dan rasakan langsung keseruan menikmati pesta rakyat sekaligus mengubah sampah rumah tangga Anda menjadi pundi-pundi rupiah dan hadiah menarik lainnya,” ajak Aufa.
Melalui inovasi tersebut, Festival Cisadane 2026 tidak hanya menjadi destinasi wisata dan hiburan, tetapi juga menghadirkan edukasi lingkungan yang dikemas secara kreatif sehingga mampu mendorong masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan Kota Tangerang. san/*







