Festival Batik Nusantara Shopee Dorong Brand Lokal dan Dekatkan Batik ke Generasi Muda

by
foto dok. shopee
foto dok. shopee

JAKARTA, KONSEPNEWS – Perayaan Hari Batik Nasional tidak hanya menjadi momentum untuk mengenakan batik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin mengenal dan mendukung karya brand lokal Indonesia. Semangat tersebut dihadirkan Shopee melalui kampanye Festival Batik Nusantara.

Kampanye yang berlangsung pada 25 September hingga 2 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari Shopee Pilih Lokal. Pengguna dapat mengeksplorasi beragam produk batik dari brand lokal pilihan dengan berbagai penawaran.

Festival Batik Nusantara menghadirkan lebih dari 100 batik pilihan dengan harga mulai dari Rp50 ribu serta diskon hingga 50 persen. Koleksinya mencakup berbagai jenis fesyen dan aksesori yang dapat digunakan dalam beragam kesempatan.

Mulai dari kebaya dan wastra Nusantara, atasan dan bawahan, dress bermotif batik, hingga aksesori tersedia dalam kurasi tersebut. Pilihan desain juga mencakup produk yang mempertahankan kekayaan motif tradisional maupun koleksi dengan sentuhan modern.

Daniel Minardi, Director of Business Partnership Shopee Indonesia, menilai batik memiliki kemampuan untuk berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan posisinya sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.

“Melalui Festival Batik Nusantara, Shopee ingin menghadirkan ruang yang semakin memudahkan pengguna untuk menemukan berbagai pilihan batik lokal berkualitas, mulai dari desain bernuansa heritage hingga interpretasi yang lebih modern,” jelas Daniel.

Kehadiran batik dalam keseharian generasi muda menjadi salah satu perkembangan yang turut memperluas cara masyarakat memaknai warisan budaya. Batik dapat dikenakan sebagai outfit ke kantor, busana kuliah, pakaian untuk berkumpul bersama teman, maupun statement piece dalam gaya personal.

Padu padan juga menjadi salah satu cara membuat batik lebih dekat dengan gaya masa kini. Outer batik dapat dipadukan dengan pakaian kasual, sedangkan kain batik bisa dikreasikan menjadi rok, scarf, atau aksesori.

Di sisi lain, pemilihan motif dan warna dapat disesuaikan dengan karakter pengguna. Dengan begitu, mengenakan batik bukan hanya mengikuti tren, tetapi juga dapat menjadi bentuk ekspresi personal sekaligus kebanggaan terhadap karya budaya Indonesia.

Daniel berharap kampanye tersebut tidak hanya membantu masyarakat menemukan produk batik yang sesuai kebutuhan, tetapi juga memberikan ruang lebih luas bagi brand lokal untuk memperkenalkan karya mereka.

“Semoga kampanye ini dapat semakin mendekatkan batik dengan keseharian masyarakat sekaligus mendukung karya dan kreativitas brand lokal Indonesia,” ujar Daniel.

Melalui Festival Batik Nusantara, batik ditempatkan bukan sekadar sebagai busana untuk peringatan tertentu. Kehadirannya dalam berbagai gaya dan kebutuhan sehari-hari menjadi salah satu cara agar warisan budaya tersebut terus dikenakan, dikenal, dan berkembang bersama generasi berikutnya. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.