JAKARTA, KONSEPNEWS – Menjelang akhir tahun 2024, pabrik tepung terigu Bogasari di Jakarta kembali menjadi tempat yang menarik bagi kalangan pendidikan.
Sebagai bagian dari kegiatan studi tour ke Jakarta, beberapa sekolah menengah kejuruan (SMK) dari luar kota, seperti SMKN 1 Gegerbitung di Kabupaten Sukabumi dan SMK Widyautama di Kabupaten Bandung, berkunjung ke pabrik terigu yang sudah beroperasi lebih dari lima dekade ini.
Mereka meluangkan waktu sekitar empat jam untuk belajar mengenai proses produksi tepung terigu yang mereka gunakan dalam berbagai praktik tata boga di sekolah.
“Tujuan utama kami adalah untuk mengetahui lebih jauh tentang proses pembuatan tepung terigu yang sering kami gunakan di sekolah. Selain itu, kami juga ingin mendapatkan wawasan ilmiah mengenai bagaimana gandum bisa diolah menjadi tepung yang berkualitas,” ujar Hani, Guru Pembimbing dari SMKN 1 Gegerbitung, saat menyambut peserta kunjungan.

Dalam kegiatan ini, mereka tidak hanya belajar tentang produk terigu, tetapi juga mengamati bagaimana proses produksi di pabrik Bogasari berjalan dengan cermat dan efisien.
Kunjungan ini menjadi bagian dari program CSR Bogasari yang disebut “Bogasari Mengajar”, yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan lebih tentang industri tepung terigu dan pasta kepada dunia pendidikan.
Para peserta, yang terdiri dari siswa, guru, dan dosen, berkesempatan untuk menyaksikan secara langsung tahapan-tahapan dalam proses pengolahan gandum menjadi tepung terigu, serta mendapatkan penjelasan tentang inovasi teknologi yang digunakan di pabrik tersebut.
Rudianto, Public Relations Divisi Bogasari, menyatakan, “Melalui program ini, peserta bisa mendapatkan gambaran jelas tentang bagaimana gandum diproses menjadi tepung terigu yang berkualitas, serta bagaimana pasta diproduksi di pabrik satu-satunya di Indonesia yang ada di sini.

Ini adalah kesempatan yang langka dan sangat berharga bagi kalangan pendidikan.”
Hani juga mengungkapkan bahwa kunjungan ini memberikan banyak manfaat bagi dirinya dan para siswa. “Kami sangat terbantu dengan adanya kunjungan ini.
Sebelumnya, kami hanya mengenal produk dan fungsinya, tetapi setelah melihat langsung proses produksinya, kami bisa memahami lebih dalam tentang ilmu di balik pembuatan tepung terigu dan pasta yang berkualitas.
Ini pasti akan memperkaya pengetahuan kami dalam bidang kuliner,” tutup Hani dengan semangat.

Ketiga versi berita ini berbeda dalam gaya penulisan dan penekanan pada aspek tertentu, seperti antusiasme peserta, tujuan edukatif kunjungan, serta nilai lebih yang didapatkan oleh dunia pendidikan melalui program kunjungan industri Bogasari. san/*





