KABUPATEN TANGERANG, KONSEPNEWS – Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan tidak bisa dilakukan sendirian. Hal itu terbukti dalam penyelenggaraan Green Camp 2025 oleh Sinar Mas Land, yang menggandeng berbagai lembaga pemerintah, komunitas, dan mitra binaan untuk bersama menanamkan nilai peduli lingkungan kepada generasi muda Indonesia.
Program yang berlangsung di SML Campus BSD City ini diikuti 150 siswa dan 75 guru dari 75 sekolah binaan Sekolah BERHATI, menjadikannya kegiatan pendidikan lingkungan berskala besar di Tangerang Raya. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda, menghadirkan semangat kolaborasi lintas generasi dan lintas daerah untuk bumi yang lebih baik.
Green Camp 2025 tidak hanya berfokus pada kegiatan alam, tetapi juga pendidikan karakter dan literasi digital. Melalui pra-bootcamp daring pada 13–15 Oktober 2025, para peserta mendapatkan pembekalan literasi diri, etika bermedia sosial, serta pelatihan digitalisasi. Pendekatan ini menjadikan Green Camp sebagai program edukatif yang holistik, menyentuh aspek lingkungan, sosial, dan mental.
Sinar Mas Land menjalin kolaborasi luas dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, Kementerian Agama, BPBD, hingga PMI Kabupaten Tangerang. Kolaborasi lintas sektor ini menegaskan pentingnya gotong royong dalam membangun kesadaran lingkungan.
Tak hanya lembaga pemerintah, berbagai komunitas turut memperkaya kegiatan ini. Ada Yance Craft, Bank Sampah My Darling, KADO KITA (Kampung Dolanan Khatulistiwa), dan Saung Waditra (Abah Kukun) yang menghadirkan kesenian angklung sebagai simbol harmoni antara manusia dan alam. Kehadiran SML Volunteers memperkuat semangat berbagi dan kolaborasi dari dalam tubuh perusahaan.
Melalui pendekatan kolaboratif ini, Green Camp 2025 menjadi wadah sinergi nyata antara sektor publik, swasta, dan komunitas. Setiap pihak memiliki peran dalam memperkuat literasi hijau bagi pelajar, menanamkan nilai tanggung jawab ekologis, serta menghidupkan semangat keberlanjutan di lingkungan sekolah.
Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dony Martadisata, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan. “Kami ingin memastikan setiap kegiatan berdampak jangka panjang dan menumbuhkan aksi nyata bagi lingkungan,” ungkapnya.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Green Camp 2025 membuktikan bahwa pelestarian alam bukan hanya tugas pemerintah atau korporasi, melainkan gerakan kolektif yang berawal dari pendidikan. Dari BSD City, pesan hijau itu kini bergema luas ke seluruh pelosok negeri. san/*





