“Tangsel Flona Festival 2025″, Jadikan Anggrek Sebagai Ikon Kebanggaan Kota”

by

TANGSEL, KONSEPNEWS – Ketua Pecinta Anggrek Indonesia (PAI) Kota Tangerang Selatan, Tini Indrayanthi Benyamin, menyerukan ajakan kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam melestarikan anggrek sebagai ikon kebanggaan daerah. Seruan tersebut disampaikan saat pembukaan Tangsel Flona Festival 2025 di ITC BSD, Serpong. Ajakan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi refleksi dari semangat warga Tangsel untuk merawat identitas ekologis dan estetika kota yang dikenal dengan kekayaan tanaman hiasnya.

Dalam suasana festival yang semarak, Tini menegaskan bahwa Tangsel Flona Festival merupakan momentum penting untuk membangkitkan kembali antusiasme para pecinta anggrek. “Tangsel Flona adalah ikonnya anggrek, jadi kita melestarikannya dengan sungguh-sungguh. Alhamdulillah, saya merasa mendapatkan energi positif kembali untuk lebih semangat, apalagi bagi komunitas anggrek di Tangerang Selatan,” ujarnya penuh semangat. Bagi Tini, keberadaan festival ini bukan sekadar pameran, melainkan ruang pertemuan antara keindahan, ilmu, dan semangat pelestarian.

Festival yang digelar tahunan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah edukasi publik mengenai keanekaragaman tanaman hias dan pentingnya menjaga flora lokal. Tini menyoroti anggrek Douglas sebagai salah satu varietas unggulan khas Tangsel yang patut dibanggakan. Ia berharap masyarakat tidak hanya menikmati keindahannya, tetapi juga memahami nilai ekologis dan ekonomi yang terkandung di dalamnya.

Kota Tangerang
Selain menampilkan berbagai jenis anggrek, Tangsel Flona Festival 2025 menyuguhkan beragam kegiatan menarik seperti edukasi tanaman dan hewan, lomba menghias tanaman hias, serta bazar produk kreatif lokal. Perpaduan antara edukasi dan hiburan ini menjadikan festival tersebut bukan hanya ajang pameran, tetapi juga ruang inspiratif untuk masyarakat mengenal lebih dalam potensi flora dan fauna di sekitarnya.

Dalam kesempatan itu, Tini juga mengajak masyarakat dari berbagai kalangan untuk turut hadir dan meramaikan kegiatan ini. “Halo Abang-None, seluruh warga Tangerang Selatan, datang ke Flona Festival 2025 di BSD! Di sini bukan hanya ada pameran anggrek, tapi juga kegiatan edukatif yang InsyaAllah menambah wawasan kita tentang tanaman ini,” ujarnya dengan antusias. Ajakan tersebut menggambarkan semangat inklusif untuk melibatkan warga dari berbagai latar belakang agar peduli terhadap lingkungan hidup.

Tangsel Flona Festival 2025 menjadi wadah kolaborasi antara komunitas, pelaku usaha kreatif, dan instansi pemerintah dalam memperkuat ekosistem hijau kota. Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) turut berperan aktif dalam penyelenggaraan festival ini yang berlangsung selama sepekan, mulai 8 hingga 15 November 2025.

Partisipasi berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan komunitas tanaman turut memperkaya keberagaman acara. Setiap stan yang dihadirkan menjadi representasi semangat warga Tangsel untuk mengintegrasikan keindahan alam dengan potensi ekonomi kreatif. Dari bibit tanaman lokal hingga hasil olahan berbasis flora, festival ini memperlihatkan betapa besar potensi yang dimiliki kota ini dalam mengembangkan ekowisata dan bisnis hijau.

Melalui ajakan Tini Indrayanthi, Tangsel Flona Festival 2025 tak sekadar menjadi perayaan estetika tanaman, tetapi juga simbol gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Festival ini menegaskan komitmen Tangerang Selatan sebagai kota yang tumbuh seiring keharmonisan antara manusia dan alam, serta menjadikan anggrek bukan hanya bunga, melainkan identitas yang hidup di setiap sudut kotanya. san/*

No More Posts Available.

No more pages to load.