JAKARTA, KONSE{NEWS – Euforia libur Natal dan Tahun Baru selalu hadir seperti adegan klimaks dalam film feel-good akhir tahun, penuh belanja, perjalanan, dan berbagi kebahagiaan. Di balik itu, transaksi digital melonjak tajam, seiring target belanja nasional yang diproyeksikan mencapai Rp120 triliun selama Nataru 2025, menjadikan keamanan digital sebagai isu yang tak kalah penting dari perayaan itu sendiri.
Dompet digital kini menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup modern, memudahkan pembayaran tiket, belanja online, hingga berbagi kado Natal. Namun kemudahan ini juga membuka celah baru bagi penipuan digital, terutama ketika pengguna lengah di tengah kesibukan liburan.
DANA mengingatkan bahwa PIN dan OTP adalah garis pertahanan pertama dalam menjaga akun tetap aman. Seperti kunci rumah, kode ini bersifat sangat pribadi dan tidak akan pernah diminta oleh pihak resmi mana pun. Permintaan OTP yang datang tiba-tiba patut dicurigai sebagai upaya phishing.
Kesalahan transfer juga kerap terjadi saat pengguna terburu-buru mengirim saldo e-wallet. Untuk meminimalkan risiko, DANA menghadirkan fitur Smart Friction yang memberikan konfirmasi tambahan sebelum transaksi dilakukan, terutama ke nomor yang terdeteksi mencurigakan.
Ancaman lain datang dari penggunaan Wi-Fi publik. Di tengah suasana liburan, banyak orang melakukan transaksi keuangan sambil bersantai di ruang publik. Padahal, jaringan terbuka rentan terhadap serangan siber yang dapat membahayakan data pribadi.
Sebagai perlindungan tambahan, autentikasi multi-faktor menjadi rekomendasi penting. Melalui fitur DANA Protection, pengguna dapat mengaktifkan berbagai lapisan keamanan seperti Passkey dan PIN yang terhubung langsung dengan perangkat pribadi.
Pemantauan saldo dan mutasi transaksi secara rutin juga menjadi kebiasaan yang disarankan. Dengan memeriksa aktivitas akun, pengguna dapat segera mengenali kejanggalan dan mengambil tindakan sebelum kerugian membesar.
“Dengan meningkatnya aktivitas digital saat Nataru, kewaspadaan menjadi kunci. Kami terus mengedukasi dan menyediakan sistem keamanan berlapis agar pengguna dapat menikmati liburan tanpa rasa cemas,” kata Zikry Zakiyulfuyadi, VP of Technical Operations DANA Indonesia, menegaskan pentingnya peran pengguna dalam menjaga keamanan transaksi digital. san/*





