TAPANULI SELATAN, KONSEPNEWS – Upaya kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tapanuli Selatan dalam membantu warga terdampak banjir terus berlanjut dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan air bersih. Bantuan ini menyasar wilayah-wilayah yang sumber airnya rusak dan tidak dapat dimanfaatkan akibat genangan banjir yang melanda beberapa desa.
Krisis air bersih menjadi persoalan utama setelah banjir merendam permukiman warga. Sumur-sumur yang selama ini menjadi sumber air harian tercemar lumpur dan limbah, sehingga tidak lagi aman digunakan untuk kebutuhan konsumsi maupun kebersihan.
Melihat kondisi tersebut, PMI Tapanuli Selatan bergerak cepat dengan menurunkan relawan dan armada mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih langsung ke lokasi terdampak. Penyaluran dilakukan secara berkala guna memastikan ketersediaan air bagi warga selama masa pemulihan.
Kepala Markas PMI Kabupaten Labuhan Batu, Kris Hardianto, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan langkah strategis untuk menjaga kesehatan masyarakat. Menurutnya, air bersih menjadi fondasi penting dalam mencegah penyakit pascabencana.
“Air bersih sangat vital bagi warga, baik untuk minum, memasak, maupun menjaga kebersihan. Karena itu, PMI menjadikannya prioritas utama selama kondisi belum sepenuhnya pulih,” ungkap Kris.
Selain menyalurkan air bersih, relawan PMI juga aktif memberikan imbauan kepada warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Edukasi sederhana ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi di tengah kondisi darurat.
Warga terdampak banjir menyambut positif kehadiran PMI di lingkungan mereka. Bantuan air bersih dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang selama ini kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
PMI Tapanuli Selatan memastikan akan terus melakukan koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya. Langkah ini dilakukan agar layanan kemanusiaan, khususnya distribusi air bersih, dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak hingga situasi kembali normal. san/*





