Cinta Laura Akui Pernah Ingin Tak Balik ke Indonesia Usai Kuliah di Columbia University

by

JAKARTA, KONSEPNEWS – Aktris sekaligus aktivis pendidikan Cinta Laura mengungkapkan bahwa dirinya sempat terpikir untuk tidak kembali ke Indonesia setelah menempuh pendidikan di Columbia University, Amerika Serikat.

Cinta Laura mengaku, pada masa awal kuliah ia merasa lebih leluasa menjadi diri sendiri di luar negeri. Ia menilai lingkungan di sana membuatnya merasa lebih diterima dan tidak dihakimi.

“Be honest, aku termasuk salah satu mahasiswi dulu yang ngerasa, ‘oh it’s better abroad, I can be myself, orang-orang enggak nge-judge aku,’” ujar Cinta Laura dalam sebuah perbincangan publik.

Seiring waktu, Cinta Laura menyadari bahwa dorongan untuk menetap di luar negeri bukan semata soal kualitas negara, melainkan soal refleksi diri.

Menurutnya, ketika seseorang merasa negaranya “tidak cukup baik”, bisa jadi ada perasaan tidak cukup dalam dirinya sendiri.

Ia menilai, sebagian mahasiswa yang enggan kembali ke Tanah Air kerap terdorong oleh ego dan kebutuhan akan pengakuan. Bahkan, ia menyebut ego yang tinggi sering kali berakar pada rasa percaya diri yang rapuh.

“Orang dengan ego yang tinggi adalah seorang dengan self esteem yang rendah,” katanya.

Cinta juga menambahkan, keputusan bertahan di luar negeri terkadang merupakan bentuk pelarian dari realitas, bukan semata pilihan rasional.

Pada akhirnya, Cinta Laura memutuskan kembali ke Indonesia. Ia ingin membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dan layak diperjuangkan.

Baginya, pendidikan dan privilege bukan hanya untuk pengembangan diri, melainkan untuk memberi dampak bagi orang lain.

“Aku percaya manusia ditaruh di dunia ini agar bisa memudahkan hidup orang lain dan membahagiakan orang lain,” tuturnya.

Cinta Laura menekankan pentingnya menggunakan kesempatan dan kelebihan yang dimiliki untuk berkontribusi, bukan sekadar mencari kenyamanan pribadi.

Pernyataan tersebut memicu diskusi lebih luas tentang fenomena “brain drain” dan dilema anak muda Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri, antara mengejar peluang global atau kembali untuk membangun negeri. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.