KOTA TANGERANG, KONSEPNEWS – Polres Metro Tangerang Kota kembali menunjukkan pendekatan kolaboratif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kerja sama strategis dengan Dewa United. Pada Jumat, 5 Desember 2025, institusi tersebut menerima 10 unit Ojol Mart sebagai fasilitas mini yang diperuntukkan bagi para pengemudi ojek online. Serah terima berlangsung di depan Gedung Parkir Polres Metro dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Kolaborasi ini bukan sekadar seremonial bantuan, melainkan langkah nyata memperluas peran komunitas ojol sebagai mitra strategis kepolisian dalam memelihara keamanan kota. Pengemudi ojol memiliki mobilitas tinggi dan interaksi luas di berbagai titik kota, sehingga dianggap sebagai “mata dan telinga sosial” yang penting bagi kepolisian. Kehadiran Ojol Mart menjadi fasilitas fungsional yang mendukung mereka ketika sedang beraktivitas di area Polres.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari menilai kerja sama ini memiliki dampak sosial yang luas. “Ojol Mart ini bukan sekadar fasilitas tambahan. Ini bentuk kepedulian dan komitmen bersama untuk memperkuat hubungan dengan para pengemudi yang setiap hari menjadi bagian dari dinamika kota,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Polres akan terus membuka ruang kolaborasi agar situasi keamanan tetap kondusif dan responsif.
Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, menyebut bahwa kontribusi Ojol Mart merupakan bagian dari komitmen klub untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan mendukung ekosistem transportasi online. Menurutnya, para pengemudi ojol adalah kelompok penting dalam arus mobilitas masyarakat dan sudah semestinya mendapat dukungan infrastruktur yang memadai. Sinergi ini menjadi wujud nyata bahwa sektor swasta dapat berperan signifikan dalam mendukung kamtibmas.
Usai serah terima, jajaran Polres dan manajemen Dewa United meninjau Gedung Parkir dan Gedung Pelayanan Polres Metro Tangerang Kota. Tinjauan tersebut menjadi bagian dari upaya mengevaluasi kenyamanan fasilitas pelayanan publik. Langkah ini juga memperlihatkan bahwa penguatan kamtibmas tidak hanya dilakukan melalui patroli, tetapi juga melalui pengelolaan ruang pelayanan yang lebih baik.
Menurut Kapolres Jauhari, pengemudi ojol memiliki posisi strategis dalam sistem keamanan kota karena intensitas aktivitas mereka di berbagai wilayah. “Mereka adalah mitra kami di lapangan. Informasi yang mereka sampaikan sering kali menjadi pintu awal penyelesaian persoalan keamanan,” ujarnya dalam kesempatan terpisah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Polres sedang mendorong pendekatan partisipatif dalam menjaga keamanan kota.
Program Ojol Mart diharapkan dapat memperkuat kedekatan antara kepolisian dan para pengemudi melalui ruang singgah ramah, fasilitas sederhana namun bermanfaat, dan atmosfer yang memudahkan komunikasi. Fasilitas ini juga menjadi pengingat bahwa keamanan adalah ekosistem yang dibangun bersama oleh institusi dan masyarakat.
Akhirnya, sinergi antara Polres Metro Tangerang Kota dan Dewa United menjadi representasi nyata dari kemitraan modern yang menggabungkan nilai kepedulian, pelayanan, dan keamanan. Kota Tangerang kembali menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghasilkan dampak positif bagi kenyamanan masyarakat urban, termasuk para pengemudi yang bekerja di garis terdepan mobilitas harian. ich





